NON-MUSLIM DALAM SEJARAH ISLAM: DARI UMAYYAH HINGGA TURKI UTSMANI

Penulis: Muallifah

Jumlah halaman : viii + 102 halaman.

Ukuran : 13 x 19 cm

Perbedaan agama, suku, bahasa, budaya harusnya dapat menjadi modal untuk mewujudkan kemajuan, bukan sebaliknya. Hubungan antara sesama manusia adalah yang utama daripada lainnya. Perbedaan karena identitas dapat terjadi, tapi kita semua sama dalam kemanusiaan. Keinginan manusia dalam mewujudkan kemanusiaan dan peradaban harus dilakukan secara bahu membahu antar manusia.

Perbedaan bukan hal yang untuk dipertentangkan, akan tetapi didialogkan dan dijadikan sebagai modal dalam membangun suatu peradaban. Tidak akan tercapai sebuah peradaban yang emas jika tidak ada kolabora- si antar sesama. Kolaborasi tidak akan terwujud jika kita masih mempertentangkan perbedaan-perbedaan identitas, khususnya agama.

Buku yang ditulis oleh Muallifah ini merupakan hasil dari pelatihan dan pendampingan program Key Opinion Leader el-Bukhari Institute. Program yang bertujuan untuk melahirkan para Peace Influencers. el- Bukhari Institute yakin bahwa dalam mewujudkan humanisme, pemahaman yang inklusif dan perdamaian mesti dilakukan bersama-sama dan oleh banyak orang. Terakhir kami mengucapkan selamat membaca.

Buku Lainnya

[Buku Terbaru] Belajar Hadis di Perguruan Tinggi: Asal Usul, Sejarah, dan Perkembangan

Buku ini disusun berangkat dari kegelisahan akademik sekaligus tanggung...

[Buku Terbaru] Caught Between Three Fires: Penghulu di Masa Kolonial Belanda (1882-1942)

Jika disebutkan kata penghulu, mungkin terlintas oleh banyak orang...

[Buku Terbaru] Metode Praktis Belajar Kitab Kuning: Dilengkapi dengan Pedoman Mengi’rab Praktis Rumus PHTA-JFH

Meskipun ringkas dan terkesan “mudah”, bukan berarti buku Metode...

[Buku Terbaru] Travelling Home: Pergulatan Muslim Tradisionalis Eropa

Dengan detail menarik dan paparan sarat data, Syaikh Abdal...